Wanita Berkarier di Bidang Sains dan Teknologi, Kenapa Tidak?

Dengan perkembangan dunia yang serba digital saat ini wanita seharusnya memiliki kesempatan berkarier lebih luas, termasuk berkecimpung di dunia sains dan teknologi. Apalagi wanita kini telah terintegrasi dengan teknologi dalam kehidupan sehari-harinya, termasuk juga dalam hal pekerjaan

Selengkapnya

Anda berada disini : Beranda - Gaya Hidup

Wonderful Life, Film Penuh Pesan Positif

Gaya Hidup | 0 Komentar

Mimpi dan cita-cita memang harus diwujudkan. Itu kiranya semangat yang ada dalam diri seorang aktor Rio Dewanto. Ya, Rio akhirnya berhasil menjadi produser sebuah film layar lebar bertajuk Wonderful Llife.

“Wonderful Life merupakan film pertama saya sebagai produser. Ibaratnya film ini adalah mimpi saya yang akhirnya menjadi kenyataan. Untuk mewujudkan film ini saya berusaha keras memberi yang terbaik. Meski begitu, saya tidak akan pernah merasa puas. Saya harus terus banyak belajar. Sama seperti akting, saya tidak pernah puas untuk belajar dan terus belajar," papar suami aktris Atiqah Hasiholan ini.

Film Wonderful Life ini dipersembahkan oleh Sariayu bersama Visinema, Creative & Co, dan Kepustakaan Populer Gramedia (KPG). Wonderful Life diangkat dari kisah nyata mengenai perjuangan seorang perempuan bernama Amalia menghadapi anaknya yang mengalami disleksia. 

Awalnya Amalia menyangkal bahwa sang buah hati, Aqil mengalami masalah ini. Ia berusaha mencari berbagai pengobatan agar anaknya sembuh. Sampai pada titik ia menyadari dan pasrah Aqil tidak akan sembuh. Akan tetapi, ia pun akhirnya menemukan kelebihan Aqil yang luar biasa di bidang melukis. Amalia mampu ‘berdamai’ dengan perjalanan kehidupannya.  

Menurut Rio, film bertema keluarga seperti Wonderful Life ini memang masih jarang. “Apalagi film yang spesifik mengenai disleksia, belum banyak yang tahu. Sempat deg-degan dan excited, karena sejak awal saya punya misi besar ingin bisa memperlihatkan film ini ke seluruh nusantara.”

Rio juga menampik dugaan orang lain bahwa film ini menjiplak film India. “Saya pastikan film Wonderful Life ini bukan film tiruan, film ini adaptasi dari novel kisah nyata yang berjudul sama yaitu Wonderful Life. Kalaupun ada film India yang menceritakan tentang disleksia, itu hanya kesamaan tema saja.” 

Rio berharap film ini menjadi suatu gerakan baik untuk menyebarkan pesan yang bermanfaat. Pasalnya, film ini sarat akan pesan-pesan positif dan nilai moral yang perlu dibagikan pada semua orang. Film ini menjadi pembuka gerakan perubahan yang diinisiasi oleh Sariayu Martha Tilaar, yaitu Be Wonderful Movement. Gerakan ini akan berkesinambungan yang mengajak para perempuan Indonesia untuk membuat perubahan dalam hidupnya. 

Be Wonderful Movement  ini diharapkan dapat menjadi gerakan pemberdayaan perempuan Indonesia yang menginspirasi sosok perempuan-perempuan lain sehingga berwawasan luas, mandiri, kuat dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Para perempuan ini diharapkan dapat menjadi agent of change yang akan memotivasi dan menjadi cahaya penerang bagi orang-orang dan lingkungan di sekitarnya.
(Hilman)

 

Komentar :


Media Sosial

Ikuti kami

Tentang Kami

Komentar Terbaru

Menarik sekali,boleh gabung gak?...
Nama: Oktaviyana di Wajah Bunda Indonesia: Senang Cari Ilmu

Hallo aku Tiwi, penyuluh online dari Arisan Mapan ini. aku...
Nama: Tiwi Mapan di Program Arisan Mapan

Terima kasih untuk tulisannya. Salam sayang untuk semua: Ibu Indonesia. reda...
Nama: Reda Gaudiamo di AriReda Tur Perdana di Usia Senja

Kontak Kami