Mari Makan Ikan !

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki pengaruh bagi melimpahnya sumber daya laut, khususnya Ikan. Namun, sangat disayangkan ternyata sumber daya laut yang melimpah itu tidak dinikmati oleh warganya sendiri. Hal ini terlihat dari jumlah konsumsi ikan pada masyarakat Indonesia yang ternyata tidak cukup tinggi.

Selengkapnya

Anda berada disini : Beranda - Kesehatan

Pentingnya Sayur dan Buah Untuk Setiap Tahap Usia Anak

Kesehatan | 0 Komentar

 

Sayuran dan buah-buahan di Indonesia banyak sekali macam dan jumlahnya. Namun demikian, masyarakat Indonesia masih banyak yang belum memiliki kebiasaan untuk mengonsumsi sayuran dan buah-buahan. Padahal, setiap hari tubuh membutuhkan zat gizi mikro yang terdapat di dalam sayuran dan buah-buahan.

Berikut ini pentingnya sayur dan buah untuk setiap tingkat usia anak: 


Bayi (Usia 0-24 Bulan)

Bayi usia 0-6 Bulan, kebutuhan energi dan zat gizi lainnya dipenuhi dari ASI. Berikan hanya ASI saja pada tahap ini. Untuk itu, gizi ibu menyusui sangat penting diperhatikan asupannya.

Bayi usia 6-24 bulan mulai diperkenalkan makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) di samping pemberian ASI yang dilanjutkan hingga usia 2 tahun. MP-ASI diberikan secara bertahap sesuai dengan usia anak mulai dari bentuk lumat, lembik, sampai anak menjadi terbiasa dengan makanan keluarga. 

MP-ASI perlu memerhatikan keanekaragaman pangan yang dapat mmenuhi kebutuhhan zat gizi mikro agar anak dapat bertumbuh kembang secara optimal. Komposisi MP-ASI yang lengkap terdiri dari makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayur dan buah. Sedangkan komposisi MP-ASI yang sederhana terdiri dari makanan pokok, lauk hewani atau nabati dengan sayur atau buah.

Anak Usia 2-9 Tahun

Dalam upaya memenuhi kebutuhan zat gizi selama sehari dianjurkan agar anak makan secara teratur 3 kali sehari dimulai dengan sarapan atau makan pagi, makan siang dan makan malam. Sarapan setiap hari sangat penting terutama bagi anak-anak karena mereka sedang dalam masa pertumbuhan dan mengalami perkembangan otak yang sangat bergantung pada asupan makanan secara teratur. 

Selain makan utama 3 kali sehari anak usia ini juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan selingan yang sehat, salah satu contohnya adalah mengganti camilan tinggi kalori dengan buah-buahan.

Pertumbuhan anak memang membutuhkan makanan yang kaya protein. Namun tidak hanya itu, sayuran dan buah-buahan juga dibutuhkan sebagai pangan sumber vitamin, mineral dan serat. Vitamin dan mineral merupakan senyawa bioaktif yang tergolong sebagai antioksidan, yang mempunyai fungsi antara lain untuk mencegah kerusakan sel.

Remaja (Usia 10-19 Tahun)

Usia 10-19 tahun telah memasuki masa remaja. Anak remaja laki-laki pada umumnya menyukai aktivitas fisik yang berat dan berkeringat. Dari sisi pertumbuhan linier (tinggi badan) pada awal remaja terjadi pertumbuhan pesat tahap kedua, berdampak pada pentingnya kebutuhan energi, protein, lemak, air, kalsium, magnesium, vitamin D dan vitamin A yang penting bagi pertumbuhan. 

Remaja perlu mengonsumsi aneka ragam makanan untuk memenuhi kebutuhan energi, protein dan zat gizi mikro (vitamin dan mineral) karena digunakan untuk pertumbuhan yang cepat, peningkatan volume darah dan peningkatan haemoglobin.

Zat gizi mikro penting yang diperlukan pada remaja (khususnya remaja putri) adalah zat besi dan asam folat. Zat besi dibutuhkan untuk membentuk haemoglobin yang mengalami peningkatan dan mencegah anemia yang disebabkan karena kehilangan zat besi selama menstruasi. 

Sedangkan asam folat digunakan untuk pembentukan sel dan sistem saraf termasuk sel darah merah, berperan penting pada pembentukan DNA dan metabolisme asam amino dalam tubuh. Kekurangan asam folat dapat mengakibatkan anemia karena terjadinya gangguan pada pembentukan DNA yang mengakibatkan gangguan pembelahan sel darah merah sehingga jumlah sel darah merah menjadi kurang. 

Asam folat bersama-sama dengan vitamin B6 dan B12 dapat membantu mencegah penyakit jantung. Seperti halnya zat besi, asam folat banyak terdapat pada sayuran hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
Sumber: depkes.go.id

 

Komentar :


Media Sosial

Ikuti kami

Tentang Kami

Komentar Terbaru

Menarik sekali,boleh gabung gak?...
Nama: Oktaviyana di Wajah Bunda Indonesia: Senang Cari Ilmu

Hallo aku Tiwi, penyuluh online dari Arisan Mapan ini. aku...
Nama: Tiwi Mapan di Program Arisan Mapan

Terima kasih untuk tulisannya. Salam sayang untuk semua: Ibu Indonesia. reda...
Nama: Reda Gaudiamo di AriReda Tur Perdana di Usia Senja

Kontak Kami