Wanita Berkarier di Bidang Sains dan Teknologi, Kenapa Tidak?

Dengan perkembangan dunia yang serba digital saat ini wanita seharusnya memiliki kesempatan berkarier lebih luas, termasuk berkecimpung di dunia sains dan teknologi. Apalagi wanita kini telah terintegrasi dengan teknologi dalam kehidupan sehari-harinya, termasuk juga dalam hal pekerjaan

Selengkapnya

Anda berada disini : Beranda - Gaya Hidup

Hari Guru Nasional : Ayo Hormati Guru!

Gaya Hidup | 0 Komentar

Berbanggalah menjadi seorang guru. Guru memiliki peran yang amat mulia dan amat strategis. Sebab di tangan para guru, pamong, dan tenaga kependidikan, masa depan bangsa kita menjadi taruhan. 

Demikian dikatakan Menteri Pendidikan dan Kebudayan, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, MAP., pada Upacara Hari Guru Nasional, 25 November 2016.

“Melalui anak-anak peserta didik di sekolah, di sanggar-sanggar belajar, kita akan menentukan masa depan bangsa. Tidak ada sosok sukses yang tidak melewati sentuhan seorang guru. Kita bisa berdiri tegak saat ini juga karena pernah ditempa oleh para guru,” papar Prof. Muhadjir seperti dikutip www.kemdikbud.go.id.

Sejak ditetapkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005, tentang guru dan dosen, maka secara resmi guru dinyatakan sebagai pekerja profesional. Namun demikian, bukan berarti sebelum itu para guru bekerja secara tidak profesional. 

“Harus diakui bahwa hingga kini profesionalisme guru di Indonesia masih belum memenuhi harapan. Masih diperlukan upaya-upaya yang lebih keras agar pekerjaan guru di Negara kita betul-betul sebagai pekerjaan professional di masa yang akan datang.”  
 
Pemerintah selama ini telah mengupayakan banyak hal agar para guru semakin profesional. Namun upaya itu akan sia-sia belaka tanpa keinginan keras dari pihak guru itu  sendiri. 
 
Pemerintah telah bertekad meningkatkan kesejahteraan guru melalui pemberian tunjangan profesi dan tunjangan khusus bagi guru yang sudah bersertifikat pendidik. “Saya berharap hal ini berimplikasi nyata bagi perbaikan kompetensi dan kinerja guru, dibuktikan dengan peningkatan mutu proses dan hasil belajar siswa,” papar Prof. Muhadjir.

Ke depan perlu segera dirumuskan kebijakan, agar sebagian tunjangan profesi guru bisa diinvestasikan bagi peningkatan kinerja guru melalui program pelatihan dan usaha guru belajar mandiri. 
 
Profesionalisme guru, khususnya berkaitan dengan pengembangan keprofesian dan karirnya makin terus ditumbuhkembangkan. Beberapa kebijakan strategis untuk membentuk guru yang profesional, sejahtera, bermartabat, dan terlindungi sedang dan akan terus dilakukan oleh 
pemerintah di semua tingkatan. Peningkatan profesionalisme guru menjadi salah satu dari lima agenda utama pembangunan pendidikan nasional.  
 
Prof. Muhadjir mengatakan, atas nama pribadi dan pemerintah, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, komitmen, dan segala ikhtiar yang telah dilakukan oleh para guru, pamong dan tenaga kependidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. 

“Dalam kesempatan ini pula, saya ucapkan selamat memeringati Hari Guru Nasional tahun 2016. Selamat berhari Guru, harinya orang-orang mulia yang menyiapkan generasi masa depan yang lebih cemerlang. Semoga kita semua dimuliakan oleh Yang Maha Mulia.”

Jadilah guru berkemajuan. Ayo hormati guru! 

Foto: kemdikbud.go.id

Komentar :


Media Sosial

Ikuti kami

Tentang Kami

Komentar Terbaru

Menarik sekali,boleh gabung gak?...
Nama: Oktaviyana di Wajah Bunda Indonesia: Senang Cari Ilmu

Hallo aku Tiwi, penyuluh online dari Arisan Mapan ini. aku...
Nama: Tiwi Mapan di Program Arisan Mapan

Terima kasih untuk tulisannya. Salam sayang untuk semua: Ibu Indonesia. reda...
Nama: Reda Gaudiamo di AriReda Tur Perdana di Usia Senja

Kontak Kami